article / Interior / Toko sepeda, sebuah tempat bernuansa asing dan menyenangkan
04 Juni 2019 2K Views

Toko sepeda, sebuah tempat bernuansa asing dan menyenangkan

Sepeda adalah salah satu olahraga yang menyenangkan, begitu pula dengan mengunjungi toko sepeda dan melihat-lihat segala sesuatu yang ada di dalamnya. namun tidak sedikit toko sepeda yang mendesain asal-asalan dan tidak mementingkan estetika dari interior tersebut. padahal, jika desain interiornya kece,  mungkin akan menimbulkan minat pengunjung untuk membeli sepeda lebih besar ya. bagi kamu calon pemilik toko sepeda, berikut bisa jadi referensi desain toko sepeda yang nggak jadul dan punya daya tarik.

" Factory Five" - (Shanghai)

sumber foto:  soigneur.nl

Referensi desain pertama adalah Factory Five, toko sepeda kece yang berada di Shanghai, China. Desain interior tersebut adalah salah satu contoh yang baik untuk tema exposed material. menginjak masuk ke dalam ruangan, kita akan melihat lantai semen ekspos, lanjut ke dalam  akan disambut dengan bata ekspos yang mengelilingi interior tersebut. Selain itu, view pertama pengunjung adalah sederet part-part sepeda yang diletakkan di rak kayu maupun frame sepeda yang digantung , hingga sepeda yang diletakkan di lantai berjejeran. adapun sebuah meja bar dibuat untuk hanya sekedar duduk-duduk maupun berdiskusi dengan pemilik toko tentang sepeda. desain yang simpel dan on point. menarik bukan?

 

"Pelago" - (Helsinki)


sumber foto: soigneur.nl

Menuju referensi kedua, ada toko sepeda yang  mungil, compact, dan berisi. Pelago memberi kesan toko sepeda yang sederhana namun tetap  memiliki daya tarik. desain interior pun terlihat cukup umum dan tidak membutuhkan biaya banyak. Namun begitu, desain tersebut kurang bisa menarik perhatian orang awam untuk masuk dan melihat-lihat ruang dalam toko kecuali mencari spare part tertentu.  kamu tetap ingin membuat toko sepeda seperti ini? mungkin tambahkan dekorasi warna yang menarik serta meja kursi kecil agar terjadi interaksi yang lebih lama antara pelanggan dan pemilik toko ya.

 

"Velo Cult" - (Portland)


sumber foto: soigneur.nl

Toko ini memberi kesan pertama yang jarang diberikan oleh toko sepeda pada umumnya.  begitu memasuki area interior, pengunjung akan dimanjakan dengan sederet alat servis sepeda yang ditata se estetik dan se rapi mungkin.  Bentuk layout interior pun sangat luas dengan konsep bar namun untuk ruang servis sepeda. Selain itu, zona plafond juga dihiasi oleh deretan sepeda yang digantung terbalik agar memperkuat tema interior. Hal lain yang menarik adalah adanya meja kursi dan tersedia bar khusus makan minum untuk pelanggan. Tempat luas, desain kece, fasilitas komplit, adalah kombinasi kuat agar konsumen terus datang dan betah menunggu berlama-lama.

 

"PAVE" - (Barcelona)


sumber foto: Soigneur.nl

Masih kebingungan tentang desain karena memiliki luasan lahan yang luas untuk sebuah toko sepeda? mungkin PAVE bisa jadi referensi yang sesuai. Dikemas dengan kesan 'wah', simpel, dan bersih, bikin pelanggan lupa bahwa ini bukan toko sepeda. PAVE memiliki fasilitas yang cukup komplit yang terdiri dari ruang pelanggan, toilet, hingga coffe corner.  Bagi siapapun yang datang dan bimbang untuk membeli sepeda, bisa mampir ke coffe corner untuk ngopi santai dan berfikir. Begitu juga dengan display yang ada, sangat menarik dan instagramable.

 

"MELLOW JONNY'S" - (Austin)

sumber foto: Soigneur.nl

Yak referensi desain terakhir adalah tentang proporsi fungsi interior sebagai display sepeda secara keseluruhan.  Toko ini mempunyai luasan yang cukup untuk menata puluhan sepeda dengan berbagai jenis di waktu yang sama. Selain itu, sirkulasi untuk berjalan mengelilingi dan melihat sepeda berukuran cukup luas. Walaupun juga disediakan coffe corner dan tempat nongkrong para pesepeda, namun  tetaplah display sepeda jadi menu utama di toko ini. 

begitulah ulasan singkat tentang referensi desain-desain toko sepeda yang mungkin menginspirasi.


Tulisan ini adalah tulisan dari pembaca furnizing, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi. Ingin membuat tulisan kamu sendiri? Klik di sini sekarang!
Apriliahome
Aprilia Home adalah perusahaan furniture yang berdiri sejak 3 Januari 2017 di Kota Yogyakarta. Dimana perusahaan ini menggunakan olahan limbah tidak terpakai dari Jogja Foamindo sebagai bahan utama hingga menghasilkan produk yang berkualitas. Aprilia Home merupakan sister company dari Jogja Foamindo. Limbah foam dari Jogja Foamindo yang tidak terpakai digunakan oleh Aprilia Home sebagai bahan utama (foam) untuk memproduksi berbagai macam produk seperti poufs, pillows, dan small furnitures yang diperlukan untuk hunian maupun perkantoran. Produk yang kami tawarkan memiliki kualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Aprilia Home merupakan perusahaan lokal yang menerapkan sistem locally produced. Aprilia Home memproduksi furniture berbahan dasar limbah foam (busa) yang diperoleh dari Jogja Foamindo. Foam yang sudah tidak terpakai tersebut kemudian melalui proses daur ulang hingga menjadi cacahan foam yang akan menjadi bahan baku utama dalam pembuatan furniture yang berkualitas tinggi. Cacahan foam tersebut tidak cepat kempis sehingga lebih nyaman digunakan karena lebih empuk, kuat, dan tahan lama dalam pemakaiannya. Tingkat keempukannya pun dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen. Demi menjaga kualitas agar selalu terjamin, proses pembuatan dan pembentukan pola dilakukan secara teliti. Selain itu, proses pencacahan foam menggunakan mesin dengan memberdayakan tenaga kerja lokal yang bertempat tinggal disekitar Aprilia Home. Sebelum dipasarkan setiap produk Aprilia Home selalu melalui quality control yang ketat untuk menjamin mutu dan kualitas produk demi kepuasan konsumen.

LEAVE A COMMENT


Comment


invisible hit counter